Tuesday, November 11, 2014

Hong Kong Day 3

DAY 3: NGONG PING - CITYGATE - LADIES MARKET


Setelah kemarin capek seharian main di Disneyland, hari ini kita bersantai-santai menikmati pemandangan alam di Ngong Ping.  Ngong Ping terletak di Pulau Lantau dekat bandara, tidak jauh juga dari Disneyland.  Kita tinggal naik MTR Tung Chung line dan berhenti di stasiun Tung Chung, keluar di Exit B dan jalan kaki melewati Citygate Outlet mall menuju Ngong  Ping Cable Car dan The Big Buddha.  

Sebelum melanjutkan perjalanan, ada baiknya mampir ke Citygate dulu untuk isi perut.  Di sana ada Food Republic, food courtnya si citygate.  Makanannya cukup bervariasi, ada makanan Thailand, Singapura, baked rice, kwetiau, dim sum, wonton, pangsit, sayur-sayuran, ramen, dll.  Tinggal pilih mau yang mana.  Harganya cukup terjangkau untuk ukuran makanan di mall.  Sekitar 40-60 HKD saja. 

Kenyang dengan kwetiau dan pangsit, kita siap untuk petualangan hari ini.  Pertama-tama beli tiket cable car-nya untuk bisa sampai di Ngong Ping Village.  Bisa pilih, mau yang standard cabin, crystal cabin atau private cabin.  Crystal cabin itu bagian bawah cable car nya kaca.  Buat yang takut ketinggian, tidak disarankan naik yang crystal cabin ya. Bisa kebayang dong kaya apa rasanya.  Selama 25 menit perjalanan dengan cable car, kita akan disuguhi pemandangan laut, hijaunya bukit-bukit, luasnya bandara, semilir udara sejuk dan The Big Buddha yang juga keliatan!   Oh ya, harga tiket round trip standard cabin $150 HKD.  Cepret, cepret, kita duduk manis terus difoto dulu sebelum cable car nya jalan.  Nanti fotonya boleh diambil (baca: dibayar) kalau suka pas sudah sampai di tujuan. 

Cable Car dan si tukang foto

The Big Buddha view from cable car

Sesampainya di Ngong Ping Village, kita jalan sambil menikmati udara segar menuju ke Tian Tan Buddha Statue (The Giant Buddha), the world's tallest seated outdoor bronze Buddha.   Di seberang Tian Tan Buddha Statue ada Po Lin Monastery, kuil tempat meditasi biksu-biksu Buddha. 



The Big Buddha ini selesai dibangun tahun 1993, tingginya 34 meter dan ada 268 anak tangga menuju ke puncaknya.  Oh ya ada 268?  Okay, we are ready to climb, haiyaa.  Saya dan Bu Mel sok ngitung sambil mendaki tangga untuk memastikan apakah pernyataan ini benar atau tidak, haha.  Tapi karena sibuk atur napas, konsentrasi hilang, jadinya lupa deh udah sampai berapa ya pas di tengah jalan.  Ya sudah lah, nanti aja ya pas turun itung lagi.  Hehehe.  Matahari lumayan terik, tapi udara tetap sejuk.  Lumayan juga berhenti 3x buat atur napas dan elap keringat sepanjang pendakian. *lebay tapi bener*   

268 steps!

Wuaaahh, pemandangannya bagus banget dari atas.  Plus udara yang sejuk bikin makin betah di sana.  Kita keliling-keliling, ternyata ada ruangan di bawah patung Buddha-nya, keliatannya seperti ruang untuk penyimpanan abu.  Puas foto-foto, lihat-lihat, ngadem, duduk, dll, saatnya turun dan berhitung kembali!  Hasil penghitungan kami ada 250an anak tangga.  Kok beda ya, entahlah, gak penting juga sih *gak mau disuruh balik lagi ke atas untuk hitung ulang* Di bawah banyak yang jualan es krim, air minum dan snack juga.  Jangan khawatir kehausan atau kelaparan ya! :) Untuk pencinta banana/melon/strawberry uyu yang dari Korea, kabar gembira untuk anda sekalian.  Ada uyu di minimarket-minimarket di HK!  Melepas kerinduan dengan si uyu, huhuhu.  

 Balik arah ke tempat cable car, kita akan kembali ke Citygate mall untuk makan di Food Republic.   Kali ini kita makan baked cheese rice with fish, 50 HKD.  Hmm, yummy.  Perut kenyang, it's shopping time!  Di sini hampir semua barang brandednya diskon.  Armani, Burberry, Calvin Klein, Esprit, Giordano, Nautica, Polo Ralph Lauren, dll semuanya outlet.  Kita juga sempet mampir ke supermarket di Citygate lho.   Itu hobi kami berdua yang tak boleh terlewatkan, haha.  Ternyata banyak buah-buahan impor dari Jepang dan Korea.  Murah dan segar.  Mau beli tapi gak punya kulkas.  Berat juga.  Jadinya nelen ludah aja.

Belum puas belanja di Citygate?  Ayo ke Ladies Market!  Naik MTR turun di Mongkok, keluar di exit E2.  Jalan di sepanjang Nathan Road menuju Shan Tung street, semua di kiri kanan itu toko-toko menjual macam-macam barang mulai dari tas, koper, suvenir, baju, jam tangan, flash disk dengan berbagai bentuk lucu, dll.  Rasanya sih mirip-mirip pasar baru dengan toko-toko bertenda di kiri kanan sepanjang jalan.  Yang mau belanja di sini, harus tahu triknya dulu ya.  Biasanya penjual di sini membuka harga 3x harga aslinya.  Jadi kalo mau beli barang dan dia bilang harganya 150, artinya harga barang itu sekitar 50.  Silakan keluarkan ilmu tawar menawar anda.  Sabar ya kalau nawar, mas, bro, sis, jeung.  Belanja di sana nggak kaya belanja di sini yang penjualnya masih baik manggil-manggilin kita nawar lagi.  Di Ladies Market, penjualnya ada yang jutek (gak suka barang jualannya dipegang-pegang), ada yang flat, ada yang ramah.  Intinya tawar sampe dapat sepertiga harganya.  Kalau mau aman, belanja aja sama toko yang uda ada label harganya, jadi gak perlu ribet-ribet nawar.  Bingung juga mau nawar berapa, kan?  Tempat jual suvenir HK bukan cuma di sini aja kok, di The Peak juga ada, Tsim Sha Tsui juga, banyak lah pastinya. 

Ladies Market 

Kita akhirnya beli beberapa suvenir dan kaos buat oleh-oleh.  Rata-rata harga kaosnya 100 HKD dapat 5.  Ketemu di satu toko sepertinya yang jualan lumayan ramah n sabar.  Kita dikasih bonus jadi 100 HKD dapat 6 kaos.  Kaosnya lumayan juga loh, gak norak dan bahannya gak jelek-jelek amat.  Tentengan uda banyak, pulang yuk pulang.   Eh, pas jalan pulang, di ujung Ladies Market ada toko yang jual kaos 6 for 90 HKD dan lebih banyak pilihan juga.  #hakjlebb  Lemes, yaaaaaaaaaaaaa.  Ya sudahlah, belajar merelakan, hiks.  Nanti besok-besok belanja lagi. Hihihi.. 

Pulangnya makan wafel toko di pinggir jalan *enaaakkk* plus minum Sharetea.  Menu Sharetea nya ada yang gak ada di Jakarta.  Toko jajanannya semua di pinggir jalan, gak perlu ke mall seperti di sini untuk makan wafel dan minum bubble hehe.  

Thank you for reading and see you in Hong Kong day 4.. Eh, besoknya ke Macau deng bukan di Hong Kong.  See ya! :)